FPIK News | Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Papua menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam sektor kelautan dan perikanan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang memuat ruang lingkup untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara terpadu potensi perikanan tangkap dan budidaya, kapasitas serta peran pelaku usaha dalam pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, serta mengevaluasi bentuk pengelolaan dan penataan ruang laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Manokwari Selatan sebagai dasar perumusan strategi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

Penandatanganan PKS dilaksanakan pada Senin, 19 April 2026 bertempat di Dekanat FPIK UNIPA. Pertemuan dihadiri oleh pimpinan FPIK UNIPA dan perwakilan DKP Kabupaten Manokwari Selatan. Kedua belah pihak menyampaikan komitmen untuk bersinergi dalam mengidentifikasi dan menganalisis secara terpadu potensi perikanan tangkap dan budidaya, kapasitas serta peran pelaku usaha dalam pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari Selatan melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dessy N. Manilet, SE, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan berbasis riset dan inovasi daerah. Sementara itu, Dekan FPIK UNIPA Dr. Ir. Selvi Tebaiy, S.Pi., M.Si menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan akademisi dalam menjawab tantangan pengelolaan pesisir dan perikanan di era modern. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan berbagai program pengembangan kawasan pesisir, riset, dan pengabdian masyarakat dapat berjalan lebih terarah dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Manokwari Selatan.


