
FPIK News | Kamis, 12 Juni 2025. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua melaksanakan Workshop Mangrove Masa Depan dengan tema : “Memahami Potensi, Mengatasi Isu dan Membangun Peta Perlindungan”. Workshop ini mengundang sejumlah praktisi khususnya Staf Dosen FPIK UNIPA di bidang Penginderaan Jauh dan SIG, Bidang Ekologi maupun bidang Oseanografi. Sebagai narasumber dari Pusat Riset Oseanografi BRIN, Dr. Frida Sidik. Sesi pertama mengenai “Potensi dan Isu Pengelolaan Sumber Daya Mangrove di Indonesia dan Global“ dalam pemaparannya disampaikan bahwa khusus untuk Indonesia, isu-isu terkini yang sering dibahasa adalah restorasi dan kerusakan Mangrove. sebagian besar luasan Ekosistem Mangrove ada di Papua, jika Mangrove di Papua rusak maka akan berpengaruh terhadap Mangrove di indonesia, ungkapnya.


Secara garis besar ada dua ancaman terhadap ekosistem mangrove yaitu faktor manusia (antropogenik), beberapa penelitian menunjukan untuk beberapa daerah di Indonesia ekosistem mangrove hilang mulai dari level tidak terlalu besar hingga sangat masif pengurangan ekosistem mangrove, sementara itu untuk Papua belum terlalu besar namun berpotensi hilang atau rusak. Sesi kedua mengenai Teknik Mapping Mangove/Rapid Assessment Mangrove, setiap sesi dilakukan diskusi dan tanya jawab serta penyampaian ide-ide terkait isu-isu dan ancaman terhadap ekosistem mangrove di Indonesia dan Papua umumnya.
Teks & Editor : Marthin| Foto : Dekanat FPIK, Tim Website FPIK UNIPA

