Ditulis pada tanggal 17 Februari 2026

FPIK News | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua (FPIK-UNIPA) menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), berlangsung selama dua hari pada hari Kamis–Jumat tanggal 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta, yang berasal dari pimpinan fakultas, jurusan, program studi, GPM, dan perwakilan dosen di lingkup FPIK. Lokakarya kali ini mengangkat tema “Penguatan Kurikulum dan Penyusunan RPS Outcome-Base Education untuk Mewujudkan Pendidikan Perikanan dan Kelautan yang Mandiri, Berwawasan Kewirausahaan, dan Berkelanjutan di Papua”. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat pemahaman program studi serta dosen di lingkup FPIK dalam mengembangkan kurikulum dan menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE, yang adaptif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta pembangunan berkelanjutan di Papua.

Pelaksanaan lokakarya dengan sistem blended (luring dan daring), berpusat di Ruang Seminar Lantai 2 Gedung Kuliah FPIK. Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc yang juga sebagai Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FP2TPK) di Indonesia. Materi hari pertama membahas 2 materi besar yaitu penyusunan kurikulum ilmu perikanan dan kelautan berbasis OBE, dan kiat-kiat strategi program studi menuju unggul. Selanjutnya pada hari kedua terdapat dua materi inti yakni kurikulum nasional perikanan dan kelautan 2025 oleh Prof. Fredinan Yulianda, serta sesi pendalaman dan asistensi penyusunan RPS oleh Markus Heryanto Langsa, S.Si., M.Sc., Ph.D (Dekan FMIPA UNIPA).

Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE diharapkan memberikan wawasan yang aplikatif dan hasil lokakarya mampu diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi akademik serta komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan perikanan dan kelautan yang mandiri, berwawasan kewirausahaan, dan berkelanjutan di Papua.